jump to navigation

persiapan pra nikah Agustus 17, 2007

Posted by satufikr in Seputar NiKaH.
Tags: , , , , , ,
trackback

PERSIAPAN-PERSIAPAN UNTUK MENIKAH

Menikah adalah penyatuan hati 2 anak manusia yang saling mencintai,dalam ikatan suci atas nama Ilahi.Sungguh berbahagia jika kita semua bisa menjalaninya dengan penuh tanggung jawab serta saling setia

Jadi, mengapa kita menikah ?
Mencari ridho Alloh
Sunnah Rasulullah
Memelihara kesucian diri
Mengembangkan ummat
Memperkuat persaudaraan
Menyalurkan kebutuhan biologis

Hal-hal yang perlu disiapkan
1. Ilmu
2. Iman
3. Mengenal Keluarga/Calon Keluarga
4. Fisik
5. Material
6. Mental
7. Administrasi

Ilmu

Siapa yang ingin bahagia di dunia, harus tahu ilmunya
Siapa yang ingin bahagia di akhirat, harus tahu ilmunya
Siapa yang ingin bahagia di dunia juga di akhirat, harus tahu ilmunya

Iman

Persiapan iman adalah masalah prinsip, yang kita pegang tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat. Dalam agama kita memilih pasangan dengan 4 kriteria yaitu Baik Rupa, Harta, Keturunan dan Agama. Tapi utamakanlah karena agamanya.

Lebih aman mencari pasangan se-iman dengan kesholehan yang baik. Sebab jika dia bergaul dengan kita, maka dia bergaul dengan cara yang baik. Jika dia marah, maka dia marah dengan cara yang baik. Kita bisa saling mengisi dan lebih mudah dalam pendidikan anak-anak.

Agama yang berbeda antara calon suami-istri hanya akan mendatangkan masalah. Sebab masalah yang prinsipil saja sudah berbeda bagaimana dengan yang lainnya. Jika yang satu mengalah (hanya mengalah saja) akan menimbulkan luka di keluarga. Kecuali memang dia yakin sepenuh hati dengan agama barunya. Masalah beda agama dalam pernikahan juga menimbulkan akibat yang buruk bagi anak-anak. Apalagi jika bapak ibunya saling memberikan pengaruh kepada anak-anak.
So…

Mengenal Keluarga/Calon Keluarga

Kenalilah calon keluarga kita dan juga persiapkan keluarga kita untuk menerima anggota baru.
Minimal kita tahu bahwa mereka adalah keturunan baik-baik, kalau bisa sekufu serta tidak memiliki riwayat penyakit menurun yang berbahaya bagi keturunan kita selanjutnya.
Yang lebih penting lagi adalah agar kita tidak menikah dengan orang-orang yang haram untuk dinikahi (baik karena pertalian darah, keturunan dan yang lainnya yang diatur oleh agama).

Fisik

menikah ternyata membutuhkan juga persiapan fisik yang prima
Banyak-banyaklah berolahraga agar fisik tetap terjaga ketika menikah dan untuk malam pertama
Luluran ternyata bagus untuk kulit dan menambah daya tarik untuk pria dan wanita
Periksakan diri masing-masing, barangkali mengidap penyakit menular/turunan
Untuk wanita diwajibkan untuk disuntik TT seminggu sebelum dan sesudah menikah.
Banyak-banyaklah berolahraga agar fisik tetap terjaga ketika menikah dan untuk malam pertama
Luluran ternyata bagus untuk kulit dan menambah daya tarik untuk pria dan wanita
Periksakan diri masing-masing, barangkali mengidap penyakit menular/turunan
Untuk wanita diwajibkan untuk disuntik TT seminggu sebelum dan sesudah menikah.

Material

Kita tak bisa memungkiri bahwa harta juga merupakan hal yang penting dalam berumahtangga, walau bukan segalanya. Contohnya banyak yang miskin tapi bahagia, yang kaya malah tak pernah menikmati kekayaannya.
Tapi ingatlah : ”Barangsiapa menikah untuk tujuan harta, Alloh akan menyengsarakan hidupnya. Barangsiapa menikah untuk menjaga kesucian dirinya, Alloh akan menyukupkan rezeki untuknya.
So … siapkan diri untuk pintar bekerja mencukupi kebutuhan keluarga. Bukan banyaknya yang kita cari, tapi berkahnya.

Mental

Siap-siap saja bahwa istri/suami kita ternyata tidak seperti yang kita duga. Apalagi yang waktu saat sebelum menikah bersikap tidak apa adanya, menutup-nutupi jatidiri sebenarnya.
Komunikasi adalah kuncinya. Bicarakan dengan baik segala masalah, dengan cara yang baik dan demi penyelesaian yang baik.
Pernikahan bukan: 1 + 1 = 2, tapi : (1-1/2) + (1-1/2) = 1. Kita mengurangi sebagian ego kita, demikian juga dengan pasangan kita.
Manusia tidak ada yang sempurna demikian juga kita. Mengharapkan semua berubah sesuai dengan keinginan kita hanya akan membuat sakit di hati. Insya Alloh, di balik kekurangan pasangan kita ada ladang pahala sabar di dalamnya. Dan daripada mempersoalkan kelemahannya mengapa tidak kita pikirkan kebaikan yang dimiliki pasangan kita?

Administrasi

Yang ini kita laksanakan karena kita menghargai diri kita sendiri dan juga pemerintah, agar perkawinan dan anak-anak kita mempunyai kekuatan dalam hukum negara
Urus surat pengantar dari RT/RW (jangan lupa bawa KTP dan KK).
Buat surat keterangan untuk ke KUA dari kelurahan
Administrasi di KUA
Jika calon suami-istri di tempat yang berbeda, pengurusan surat nikah/numpang nikah dilakukan di masing-masing KUA calon suami-istri berada.

Jodoh / Pasangan
Akhirnya setelah semua dipersiapkan maka masih ada satu lagi yang perlu disiapkan dan ini merupakan hal yang paling penting diantara yang telah disebutkan diatas yaitu jodoh atau calon istri/suami. Bagaimana mungkin kita akan menikah jika belum ada calon istri / suami.

Komentar»

1. benbego - Oktober 31, 2007

salam kenal dari http://pcmavrc.wordpress.com

satufikr - September 3, 2009

salam kenal juga…

2. yusuf - April 30, 2008

saya mau nikah tp modal pas-pasan trus orang tua masih mjd tanggungan kita gimana ya

3. zuhron - Juni 14, 2008

menikah adalah bersatunya hati, fikiran, jiwa dan perasaan kita.
sebab menikah bisa terjadi jika kesempatan bertemu dengan kesiapan. jika hati kita belum bisa secara totalitas siap, maka menikah adalah satu hal yang mustahil untuk dilakukan

4. rohyanaon - Juni 16, 2008

allhamdulillaah. terima kasih atas artikelnya yang membantu saya menambah keyakinan & wawasan tentang pernikahan. insya alloh akhir juni 2008 ini saya nikah. mohon doa restunya dari semuanya.

5. tomtom - Agustus 14, 2008

ass. menikah tidak haya menyatukan dua buah insan saja , akan tetapi menyatukan dua keluarga yang berbeda kebiasaan (budaya). hal ini yg merupakan suatu hal yg tersulit apabila tidak dapat menyikapinya.
sebelum menikah sewajibnya untuk mengenal keluarganya dulu untuk menghindari hal2 yg tidak diinginkan, kominikasi adalah koncinya.
wass

6. tomtom - Agustus 14, 2008

Perawatan Menjelang Pernikahan

Pernikahan merupakan suatu peristiwa yang sangat sakral dan dinantikan setiap pasangan. Oleh karena itu tidak sedikit pasangan yang melakukan persiapan pernikahan jauh hari sebelumnya, agar pada saat hari “H” semua acara berjalan dengan lancar dan sukses. Sebagai seorang wanita, tentu saja ingin pada saat hari pernikahannya tampil cantik dan segar, istilah yang umum adalah “manglingi”. Walaupun, tidak sedikit juga mempelai wanita yang tidak melakukan perawatan tubuh menjelang pernikahan karena keterbatasan dan kesibukannya. Memang perawatan tubuh menjelang pernikahan tidak mutlak dilakukan, yang paling penting dilakukan oleh pasangan menjelang pernikahan adalah mendekatkan diri kepada Tuhan dan memohon restu-Nya agar pernikahan yang akan dilangsungkan sukses, lancar, dan bahagia lahir batin selamanya.

Nha, jika mempelai wanita ingin melakukan perawatan tubuh, bisa melakukan beberapa hal :
1. Luluran, pijat dan mandi kembang. Luluran 1 – 3x seminggu menggunakan lulur yang beredar dipasaran dapat mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit menjadi bercahaya dan bersih. Biasanya pada saat luluran disertai dengan pijat untuk melancarkan peredaran darah. Setelah luluran bisa dibilas dengan mandi kembang agar tubuh menjadi harum dan wangi. Mandi kembang ini biasanya terdiri dari bunga mawar, tanjung, melati yang dihancurkan dan campur dengan garam kasar dan perasan jeruk purut dan direndam dengan air sebagai bilasan setelah memakai lulur.

2. Facial dan masker. Penggunaan masker dan facial bertujuan untuk membersihkan wajah dari jerawat, merawat wajah agar tetap segar sehingga pada saat hari “H” muka tidak mudah berminyak dan make up tahan lama. Dianjurkan agar mendekati hari “H” tidak menggunakan make up terlalu sering dan berlebihan. Dilakukan seminggu sekali

3. Creambath. Untuk merawat rambut agar rambut terlihat indah dan mudah ditata, bisa dilakukan seminggu sekali.

4. Minum jamu. Minum jamu dilakukan untuk menjaga stamina menjelang hari “H” dan pada saat malam pertama. Jamu yang biasa diminum adalah jamu Kamaratih Kamajaya atau rebusan cabe puyang dengan kunyit asam. Minum jamu ini bisa rutin dilakukan mulai dari 30 hari menjelang hari “H”.

5. Paket perawatan menjelang pernikahan di salon. Bagi mempelai yang punya banyak waktu bisa mengambil satu paket perawatan di salon.

6. Paket perawatan dari perias pengantin. Beberapa perias biasanya menyediakan paket ini lengkap dari mulai lulur, rambut di-ratus sampai minum jamu-jamuan.

7. Puasa Senin-Kamis dan mengurangi makan garam agar wajah bersinar dan “manglingi

satufikr - September 3, 2009

Terimakasih tambahan infonya..semoga bermanfaat bagi kita semua.

7. yudha - Oktober 6, 2008

mau nikah pertengahan bulan ini kasih masukan dong!!!!!

8. herman - Oktober 21, 2008

persiapan nikah bikin gua pusing buanget,apalagi dana! wuih mumet pokoke

9. KeNaNgaN - Maret 27, 2009

Assalamu’alaikum
do’akn ana ya rekan2 semua agr niat ana kesampaian tahun ini,agar ana bisa menundukkan pandangan,menyempurnakan sebahagian ibadah n agar anak diberi keturunan yg sholeh n sholeha,amiiiiiinnn…………

10. adi - April 2, 2009

makasih banyak atas info ini

11. manja - Mei 1, 2009

thanks ya info’a…insyaAllah tar tak praktekin,,,;))

12. widya - Juni 29, 2009

wow…thankz bgt ataz smua info’y,,,insyaallah ntar ta praktekin

13. Ranny - Juli 7, 2009

Assalamualaikum
Saya jg ada rencana InsyaAllah tahun ini akan menikah,rencananya saat bulan puasa.Bagus g sich saat bulan puasa diadakan acara pernikahan? Kenapa yach kadang-kadang suka ada perasaan siap g siap menikah. Doain ya moga semuanya berjalan lancar N saya jg minta masukannya ya. Makasih

14. satufikr - Juli 28, 2009

wa’alaikumsalam.
Semua bulan baik untuk menikah, termasuk bulan Ramadhan. Rasululoh menikahkan putrinya Fatimah Az Zahra dengan Ali ra pada bulan ramadhan. Bahkan 2 diantara istri Rasululloh beliau nikahi pada bulan Ramadhan. Jadi dari sisi Syar’i tak masalah.

Namun perlu jadi pertimbangan kita yang didasarkan pada aspek sosial. Tak bisa dipungkiri, jika acara pernikahan melibatkan banyak orang, perlu banyak kerja dan juga tak lepas dari makanan. Jika pada bulan puasa kita mengadakan acara pernikahan, kasihan tetangga kita yang membantu bekerja, sudah puasa diminta kerja plus dihadapkan dengan makanan. Bahkan bisa jadi mereka tidak bisa maksimal dalam beribadah karena lelah membantu acara kita. Dan secara tidak langsung kita menghalangi mereka untuk khusyuk beribadah di bulan Ramadhan. Yah terkadang kita harus menilai sesuatu itu tidak hanya dari satu sisi saja, akan tetapi aspek yang lain juga diperhatikan agar semuanya berjalan lebih baik dan indah.

kalau masalah siap gak siap nikah..siapapun yang ditanya biasanya menjawab “belum” siap. Ya kita istikhoroh saja. iNsya Alloh akan lebih mantap. Kita tak perlu harus idealis/perfeksionis seperti harapan kita baik itu mengenai diri kita maupun tentang calon kita. Jadi ukuran kita jika sudah terpenuhi dan mantap secara syar’i yaa dilanjutkan saja.insya Alloh akan lebih menyelamatkan dan membawa berkah.

Selamat menunggu.semoga dapat yang terbaik

15. Uleng Utari - Agustus 22, 2009

thanks artikelnya n komentar teman2 lainnya juga berguna banget buat gw yang melangsungkan pernikahan 2 bulan depan,…

satufikr - September 3, 2009

selamat menanti saat-saat indah..semoga benar2 barokah.. :)

16. chandra - Agustus 29, 2009

Kalo ada kirimkan beberapa referensi buat fiqih Pra Nikah….saya sudah mulai berfikir ke arah sana … mohon bantuannya!!! Jazzakalloh

satufikr - September 3, 2009

referensi bisa cari dari fiqh munakahat yang ada di kitab fiqh sunnah..atau cari aja buku-buku tentang pernikahan, karena di sana -biasanya- sudah dicantumkan bagaimana persiapan-persiapan nikah..gitu saudaraku…