Beranda > Seputar NiKaH > Bila ‘dia’ Lebih Tua

Bila ‘dia’ Lebih Tua

Tulisan ini aku tulis setelah aku ngobrol-ngobrol sedikit dengan temanku,beberapa hari yang lalu aku bertemu dengan temanku di kampus. Awalnya pembicaraan berkaitan dengan masalah kuliah. Dia bertanya beberapa hal atau lebih tepatnya sharing mengenai masalah yang dia kurang paham. Sebenarnya juga aku kurang paham soal hal itu, so aku tak bisa memberi solusi yang memuaskan. Tapi entah bagaimana prosesnya, pembicaraan tersebut mengarah kepada pembicaraan tentang memilih pasangan.Hmmm sebuah pembicaraan yang membuat hati sedikit risau.Tentang bagaimana jika ‘dia‘ lebih tua.

Soal perasaan, tak seorangpun yang dapat memahami dengan baik kecuali yang bersangkutan sendiri ( meski kadang itupun sulit untuk dilakukan). Termasuk ketika kita mempunyai rasa terhadap seseorang. Apalagi yang berkaitan dengan pendamping hidup. Butuh pertimbangan yang matang.

Memang memilih jodoh itu sulit dan ketika ‘dia‘ lebih tua maka akan ada kesulitan yang berbeda baik itu dari pribadi yang bersangkutan, keluarga , masyarakat dan mungkin dari pihak yang lain.

1. Pribadi yang bersangkutan.

Seorang wanita menginginkan sosok pria yang dapat melindungi, mengayomi , penuh tanggung jawab dan dapat memimpin dengan baik. Mereka cenderung lebih memilih pria yang usianya lebih tua karena dianggap lebih dewasa (padahal usia belum tentu menunjukkan tingkat kedewasaan) dan dapat memenuhi apa yang diharapkan. Dan mereka menganggap bahwa pria yang usianya lebih muda kemungkinan kurang bisa memenuhi apa yang diharapkan. Sehingga sulit bagi mereka untuk menerima pria yang lebih muda.

2. Keluarga

Meskipun benteng pertama dapat kita lalui, namun masih ada benteng kedua yaitu keluarga. Dan boleh percaya atau tidak, keluarga memegang peranan penting dalam seseorang mengambil keputusan termasuk dalam memilih jodoh. Meskipun ‘dia’ sudah berkenan menerima kita , belum tentu keluarganya dapat menerima. Bahkan sering terjadi kriteria atau syarat yang diajukan keluarga lebih berat dari syarat yang diajukan oleh ‘dia’. Hal ini dapat dimaklumi dan dipahami.Siapa sih orang tua yang mau merelakan anaknya yang selama ini disayangi dan dicintai harus jatuh ke tangan yang salah.

Orangtua harus melihat dan yakin bahwa putrinya mendapat tempat yang lebih baik atau setidaknya sama dengan ketika ada dalam keluarga. Sebenarnya ini juga akan mengenai setiap pria yang melamar, hanya saja jika si pria lebih muda maka usaha untuk meyakinkan harus lebih keras (tentu saja dengan bukti nyata dan bukan hanya kefasihan bicara saja).

3.Masyarakat

Di masyarakat pada umumnya hampir dalam setiap keluarga apabila dilihat usia suami dan istri, maka usia suami biasanya lebih tua dari usia istri. Dan akan kurang wajar kelihatannya jika usia istri yang lebih tua. Inilah yang harus dihadapi oleh sebuah keluarga yang mana usia suami lebih muda. Harus rela jika dibicarakan oleh orang . Namun ini tak menjadi masalah. Toh tak semua orang peduli dengan hal semacam itu. Selama kita bisa menjalani hidup dengan bahagia kenapa mesti repot.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kita mengharapkan yang lebih tua disamping seabreg pertimbangan yang lebih banyak lagi. Memang diakui bahwa memilih pendamping yang lebih tua probabilitasnya kecil namun bukan berarti tidak mungkin. Kemungkinan itu pasti ada tergantung usaha kita dan yang pasti takdir ALLOH SWT. Mungkin ada pertanyaan yang sedikit usil. ‘Kenapa gak memilih yang lebih muda?’

Seperti ditulis diawal bahwa perasaan itu sulit dipahami oleh orang lain. sebagian besar hanya kita saja yang dapat mengerti. Ada orang yang memang sejak dia merasakan perasaan cinta , hanya bisa ditujukan kepada yang lebih tua dan tidak pernah bisa kepada yang lebih muda. Namun ada juga dia memilih yang lebih tua karena pertimbangan saat itu , bukan sejak dari dulu. Dan hal semacam itu tak bisa kita paksakan. Kita harus menerimanya. Dan mungkin itulah jalan yang ditakdirkan oleh Alloh.

Wallohu a’lam.

  1. dtie
    21 April 2010 pukul 7:34 am

    uhuk uhuk…numpang watuk…
    nuwun…😀

  2. apin
    2 Desember 2011 pukul 12:57 am

    saya sbg seorang muslimah, jujur lebih memilih jodoh yang usianya lebih tua dari saya,, I don`t know why but it makes me feel more comfortable..

    • satufikr
      7 Desember 2011 pukul 3:41 pm

      secara umum memang wanita mendambakan pria yang lebih tua. Secara psikologis dengan usia yang sama, wanita akan lebih bisa berpikir dewasa ketimbang pria. Jadi wajar saja jika wanita mendambakan sosok pria yang lebih tua darinya..

  3. 11 Januari 2015 pukul 9:52 am

    Pretty great post. I simply stumbled upon your blog and wanted
    to mention that I’ve really loved surfing around your blog posts.
    After all I will be subscribing inn your feed and I’m hoing you
    write once more soon!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: