Beranda > Remajakita > Sebenar-benarnya Cinta

Sebenar-benarnya Cinta

cintasuciMembahas soal cinta bisa dikatakan “gak ada matinya“. Cinta selalu menjadi topik yang “up to date” bagi setiap insan, baik yang baru mengenal cinta maupun yang sudah berpengalaman.

Sebenarnya apa sih cinta itu?

Perasaan cinta (bahasa kerennya: mahabbah) merupakan perasaan jiwa dan gejolak hati seseorang terhadap sesuatu sehingga mendorongnya untuk memperlakukan sesuatu itu dengan perasaan gembira, senang, penuh kasih sayang dan lemah lembut.

Cinta merupakan sunatulloh (fitrah) yang diberikan oleh Alloh kepada semua makhluk termasuk manusia. Dengan cinta, seekor binatang buas bisa merawat dan menyayangi anak-anaknya. Karena cinta, seorang ibu rela mengorbankan hidupnya untuk sang anak. Atas nama cinta pula kita hidup di dunia ini. Kalau boleh dikatakan “kita hidup karena cinta dan untuk cinta“.

Seseorang bisa dikatakan cinta atau boleh mengaku mencintai sesuatu jika ia menunjukkan tanda-tanda orang yang jatuh cinta. Apa saja itu?1. Rasa kagum
Tak bisa dipungkiri, jika seseorang itu bisa cinta terhadap sesuatu karena kagum. Entah karena keelokan fisik atau keindahan moril. Betapa banyak cinta itu diawali rasa kagum, kemudian berkembang dalam hati, tertanam dalam perasaan dan akhirnya mengakui bahwa inilah yang dicari.

2. Harap dan Rindu
Harap dan rindu selalu mewarnai kehidupan orang yang jatuh cinta. Ia akan selalu berharap bahwa yang dicintainya akan pula membalasnya. Ia pun rindu ketika yang dicintainya jauh darinya.Ia ingin untuk selalu bersama yang dicintai.

3.Takut
Rasa takut disini bukan rasa takut yang mengakibatkan ingin lari meninggalkannya. Justru sebaliknya rasa takut di sini adalah rasa takut kehilangan yang dicintai. Takut pula bahwa yang dicintai tak membalas cintanya. jadi tak heran jika orang yang jatuh cinta akan berbuat apa saja agar yang dicintai tak menjauh darinya.

4.Rela berkorban
Patut dicurigai dan dipertanyakan jika ada seseorang yang mengaku cinta sesuatu, tetapi ia tak mau mengorbankan yang ia miliki untuk mendapatkan cinta yang ia harapkan. Mana BUKTI-nya??? Begitulah seharusnya jika kita cinta sesuatu yaa kita harus rela mengorbankan apa yang kita miliki untuk memperoleh cintanya.

5.Selalu Ingat
Tak ayal lagi, bagi orang yang jatuh cinta ia akan selalu ingat dengan yang dicintai. Saat makan, tidur, bekerja, berjalan bahkan di kamar mandi pun ingat selalu dengan yang dicintai. Seakan isi otaknya hanya dia yang dicintai. Aneh??? tentu saja tidak dan ini wajar sekali bahkan bisa dikatakan wajib.

6. Tunduk
Tunduk di sini berarti bahwa kita siap melakukan apa saja demi yang kita cintai. Bahkan gunung pun akan di daki, lautan di seberangi, gurun sahara dan padang pasir kan dilalui. Semua demi siapa? Demi yang dicintai tentunya.

7. Cemburu
Ehm..ehm..cemburu ya??? Ya wajarlah jika seorang yang jatuh cinta itu mudah cemburu. Cemburu dengan siapa? Tentu dengan orang-orang yang ingin merebut perhatian yang kita cintai. Jangankan yang nyata-nyata dengan terang, yang hanya sepintas lalu mendekat saja kita sudah cemburu. Emang enak cemburu??? Hati-hati dalam cemburu jangan sampai cemburu buta. Jadikan pesaing kita itu menjadi acuan untuk lebih giat lagi meningkatkan kualitas diri.

Gimana, sudah berapa tanda-tanda yang kau miliki? Sudah siapkah untuk jatuh cinta?

Tapi sebelum engkau jatuh cinta terhadap sesuatu ada baiknya tahu tingkatan-tingkatan cinta. Kenapa? agar kita tahu apakah cinta kita itu berkualitas atau malah cinta terlarang. Jangan sampai kita salah mengarahkan cinta kita.

Ini beberapa tingkatan cinta:

1. Cinta terlarang
Yaitu cinta kepada selain Alloh dan cinta kepada makhluk karena hawa nafsu. Contohnya cinta kepada jin, syetan dan bala tentaranya. Cinta kepada musuh Alloh. Cinta kepada manusia hanya karena menginginkan hartanya.

2. Cinta tingkat rendah
Yaitu cinta kepada harta, tempat tinggal dan kekayaan lainnya. Semua itu jika tidak terlalu berlebihan. Kita sekedar menyukai barang-barang tersebut saja dan tidak menghalalkan segala cara untuk memperolehnya.

3. Cinta tingkat menengah
Yaitu cinta kita kepada orang tua, kerabat, saudara, suami/istri, anak dan sesama manusia.

4.Cinta tingkat tinggi (Cinta sejati)
Yaitu cinta tertinggi kepada Yang Maha TInggi yaitu cinta kepada Alloh SWT, mencintai segala sesuatu hanya  demi cintanya kepada Alloh SWT, termasuk dalam hal ini cinta kepada Rasululloh SAW, cinta pada agama, orang tua dan sebagainya.

Jadi cinta mana yang akan kita pilih?
Orang yang beriman dan cerdas pastinya akan memilih cinta yang tertinggi. “Kalau ada yang tertinggi ngapain milih yang rendahan apalagi yang terlarang.”

Jadi marilah kita mencintai Yang Maha Tinggi dan jadikanlah cinta kita kepada sesuatu itu karena ingin meraih cinta-Nya. Jadi ketika kita cinta terhadap harta, kendaraan , perhiasan atau kepada seseorang pastikan bahwa itu bisa menambah cinta kita kepada-Nya. Kalau malah menjauhkan dari-Nya maka wajib bagi kita menjauhi sesuatu itu.

Yakinlah bahwa satu-satunya yang PASTI membalas cinta kita yang tulus hanyalah Alloh SWT. So daripada kita tidak tahu bakal patah hati atau enggak, mending pilih yang Pasti-Pasti aja.

Setuju kan, kalau cinta sejati kita itu hanya ditujukan kepada-Nya? Dan tentunya ingin makin dekat dengan-Nya bukan? Nih dia beberapa tipsnya agar lebih mesra dan pastinya akan merasa tenang.

1. Selalu ingat pada-Nya. Dzikir selalu is the best way.
2. Ikhlas dalam setiap hal hanya untuk mencari keridhoan-Nya.
3. Selalu mengharap dan rindu untuk bisa bertemu dengan-Nya.
4. Rajin membaca “surat-surat cinta”-Nya [Quran] dan memaknainya serta mengamalkannya.
5. Sholat dengan khusyuk seakan-akan kita melihat-Nya, jika tidak yakinlah bahwa Alloh melihat kita. Bukankah malu jika kita dilihat oleh yang dicinta dalam keadaan yang seadanya?
6. Rela berkorban untuk-Nya. Jangan malas sholat berjamaah, jangan enggan berpuasa, jangan sungkan berinfak dan juga melakukan amal kebaikan lainnya.

Nah itu dia cinta kita kali ini. Cinta kepada Illahi dan cinta yang menghantarkan kepada cinta Illahi. Jadi gak salah bukan kalau dibilang “kita hidup karena cinta dan untuk cinta“. Ya kita hidup karena cinta-Nya dan kita hidup untuk meraih cinta-Nya.
Terakhir bonus doa agar kita selalu memperoleh cinta-Nya dan orang-orang yang mencintai-Nya :

Allohumma inni as aluka khubbaka, wa khubba mayyukhibbuka wal ‘amalalladzi yuballighuni ilaa khubbaka

artinya : ” Ya Alloh aku memohon cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu dan amal yang mendekatkanku kepada cinta-Mu.”

[dari berbagai sumber]

  1. 29 April 2012 pukul 2:05 pm

    Reblogged this on icp11 and commented:
    sebenar-benarnya cinta

  2. 4 Agustus 2013 pukul 3:33 am

    Pretty! This has been an extremely wonderful post. Many thanks
    for supplying this information.

  3. 5 Agustus 2013 pukul 11:33 pm

    I’m gone to tell my little brother, that he should also go to see this web site on regular basis to obtain updated from latest reports.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: