Beranda > Remajakita > Jika Cinta

Jika Cinta

Cinta masih merupakan barang misterius bagi banyak orang. Ada yang sama sekali buta alias tak tahu apa itu cinta, ada yang membutakan diri terhadap cinta dan ada pula yang melek tentang cinta. Ngomong-ngomong batasan pembahasan cinta kali ini yang dimaksud adalah cinta kepada manusia ( orang lain yang bukan mahrom kita ). “Cintamu kepada sesuatu membuatmu buta dan tuli” Memang benar adanya jika cinta dikatakan dapat membuat buta dan tuli. Baik buta dan tuli dalam indra maupun dalam hati. Tentu saja cinta yang tak terikat dalam aturan yang sah (syar’i).

Dikatakan dapat membuat BUTA dikarenakan :
1.Orang yang mencintai akan memandang baik segala hal yang ada pada diri sang kekasih. Baik fisik maupun perilakunya.
2.Terlalu toleran terhadap segala hal yang dilakukan kekasih meski itu perbuatan yang dilarang agama. Dalam pandangannya segala tentang kekasihnya adalah baik dan benar.
3.Menutup mata terhadap keburukan kekasih. Takut meluruskan hal yang salah karena khawatir dibenci oleh sang kekasih.
4.Menghilangkan sifat adil dan seimbang dikarenakan lebih mendahulukan sang kekasih dalam ‘semua’ urusan.

Dibilang dapat membuat “TULI” disebabkan :
1.Orang tak mau mendengar hal-hal buruk yang disampaikan orang lain mengenai kekasihnya.
2.Sulit menerima kebenaran yang menyakitkan berkaitan dengan kekasihnya.
3.Tidak mau mendengar nasehat-nasehat yang sekiranya dapat menjauhkan dirinya dengan sang kekasih.
4.Suara yang paling nyaring dalam pendengarannya adalah suara sang kekasih saja, sehingga suara-suara kebenaran yang berasal dari luar diri sang kekasih sering dianggap angin lalu.

Cinta jika diekspresikan dalam jalur yang salah akan membawa bencana terutama diri sang pencinta. Ciri-ciri orang yang sedang dilanda cinta dalam jalur yang salah :
1.Suka bengong, melamun, senyum-senyum sendiri persis seperti orang gila [maklumlah sedang berada dalam dunia lain bersama sang kekasih “KHAYALAN”]. Akibatnya jika tak teratasi bisa jadi gila betulan.
2.Suka lagu-lagu yang menyanjung sang kekasih [bisa dikatakan memuja].astaghfirulloh..Apalagi sekarang banyak sekali lagu-lagu seperti itu. Bisa dikatakan lagu sekarang hanya berisi dua hal yaitu “CINTA [murahan]” dan “PATAH HATI [betulan]”.
3.Mendadak [sok] ROMANTIS.Sering bikin puisi yang isinya juga tak jauh-jauh dari menyanjung kekasih.
4.Mendadak jadi SENSITIF. Mudah tersinggung [jika lamunannya terganggu.terlebih jika disuruh membantu orangtua..]inilah contoh anak tak berbakti.
5.Menjadi RESPONSIF terhadap hal-hal tertentu. Ketika orangtua meminta tolong untuk belanja sebentar akan segera dijawab “WAH GAK BISA SEKARANG!!!”.Namun jika sang kekasih meminta tolong nganter beli buku sore hari maka akan segera dijawab ” SIAP DEH, BUAT KAMU APA SIH YANG ENGGAK” dan sejak pagi sudah berdandan rapi dan tidak boleh terkotori oleh pekerjaan di rumah.
6.Menjadi LEBIH EGOIS. dalam otaknya hanya dia dan sang kekasih. Sehingga urusan dia dan kekasih akan didahulukan dari yang lain, bahkan keluarga dan sahabat bisa dinomorsekiankan.
7.Sering bepergian yang tak jelas juntrungannya. Seringnya berbohong ketika ditanya oleh orangtua tujuannya kemana.

Akibatnya adalah :
1.Membuat stres diri sendiri dan oranglain terutama keluarga.
2.Membuang waktu sia-sia hanya untuk sesuatu yang tak jelas.
3.Memboros-boroskan uang untuk membiayai (membayar) kebahagiaan semu.
4,Jauh dari keluarga, sahabat dan masyarakat.
5.Mudah terjerumus ke dalam hal-hal yang melanggar syariat agama.
6.Membunuh kepekaan hati untuk merasakan cinta yang sebenarnya.
7.Tidak menambah apapun kecuali maksiat dan dosa.

Untuk itu marilah kita waspada terhadap cinta dalam jalur yang salah.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: