Beranda > Ageman > Nasehat (paNAS di kuping, SEHAT di hati)

Nasehat (paNAS di kuping, SEHAT di hati)

Pepatah mengatakan “tak ada gading yang tak retak” yang logikanya setiap gading itu pasti retak, meskipun retaknya gading adalah hal yang lumrah karena memang begitulah adanya. Pengartian pepatah tersebut adalah bahwa tak ada manusia yang bebas dari kesalahan dan kekurangan. Dengan demikian manusia akan senantiasa berusaha memperbaiki dirinya.

Dalam usaha perbaikan diri, manusia tak lepas dari adanya sumber perbaikan atau sebab-sebab perbaikan tersebut. Sumber perbaikan diri berasal dari dalam diri sendiri dan dari luar (orang lain). Sumber perbaikan yang berasal dari dalam diri ini kita sebut perenungan, sedang yang berasal dari luar kita sebut nasehat.

Perlunya nasehat  termaktub dalam QS.Al-Ashr:
” Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian. Melainkan yang beriman dan beramal shaleh serta saling  menasehati dalam kebaikan (kebenaran) dan sabar.”

Saling nasehat menasehati ini telah dipraktekkan oleh Rosululloh, para shahabat dan para salafussholih. Nasehat bisa jadi bentuk perhatian kita terhadap saudara-saudara kita yang lain. Nasehat diberikan bahkan tak perlu menunggu ketika orang lain itu membutuhkan nasehat. Tetapi dalam kondisi apapun nasehat itu boleh dan bisa diberikan. Karena fungsi nasehat adalah memperbaiki yang rusak, menambal yang kurang dan mempercantik yang sudah baik.

Untuk itu tak perlu sungkan untuk saling menasehati. Dengan menasehati maka selain bermanfaat bagi yang dinasehati, juga sangat bermanfaat bagi yang menasehati. Wallohu a’lam.

catatan:
menunggu nasehat-nasehat yang tak jua kunjung datang.padahal sedang butuh nasehat-nasehat yang membangun untuk perbaikan diri.😦

  1. pacarkecilku
    4 Mei 2010 pukul 7:13 am

    mesake tenand cah iki!

    kkwkwkkwkw……

    • 4 Mei 2010 pukul 11:14 pm

      “mesake tenand cah iki!”: wualah, cah iki…
      orang minta nasehat malah diketawain… @,@

      sabar ya pak, sabar…😀

      ^_^v

      • satufikr
        5 Mei 2010 pukul 1:01 am

        # pacarkecilku :ckckckck… no comment saja lah.😀
        #risma: insya Alloh bisa sabar, syukron dukungannya..tambah nasehat lebih mantap kayaknya..😀
        NB:yang ngomen diatas itu temenku jadi aku tahu dia tak bermaksud begitu.

      • 6 Mei 2010 pukul 5:30 am

        alhamdulillah🙂

        tambah nasehat?? lah, itu kan udah, ga masuk kategori ya… hehe, ya saya sambung wes,
        “…karna sabar itu banyak manfaatnya… karna orang sabar disayang Tuhan…insyaAllah.”😀
        wallahua’lam bishshowab

      • 6 Mei 2010 pukul 5:39 am

        eh, jadi mikir, ato jangan2 nasehat menurut antum harus selalu panas di kuping begitu ya?? *sesuai judul postingannya.. ^^v

  2. satufikr
    6 Mei 2010 pukul 5:38 am

    syukron nasehatnya untuk selalu sabar..😀

  3. satufikr
    7 Mei 2010 pukul 1:27 am

    “jangan2 nasehat menurut antum harus selalu panas di kuping”
    nasehat seringkali diartikan bahwa ada yang salah dengan diri kita, tak jarang penerimaan seperti ini bikin panas kuping.. tapi tergantung orangnya juga.kalo hatinya terbuka dengan nasehat (tak jarang disebut sebagai kritik), ya gak masalah. Intinya apapun namanya, nasehat atau kritik harsu disikapi dengan hati terbuka.. sapa tau memang dengan nasehat itu kita bisa lebih maju..

  4. 12 Agustus 2015 pukul 2:40 am

    info yang sangat menarik, sepertinya harus dicoba🙂 , Affleck

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: