Beranda > Edisi Merapi > Bekal seorang Pendaki

Bekal seorang Pendaki

Bagi sebagian orang mendaki gunung merupakan sebuah hobi bahkan ada pula yang menjadi pekerjaan.Tapi sebagian besar orang menganggap mendaki merupakan suatu hal yang berat dan mungkin sia-sia.Padahal tidak selamanya bahwa mendaki
gunung adalah hal yang tidak bermanfaat. Justru banyak hal yang bisa didapat ketika kita mendaki gunung, selain mendapat gambar buat background foto.hehe.

Sebagaimana sebuah aktifitas [baik yang biasa maupun tidak biasa] mendaki gunung butuh persiapan baik persiapan bekal maupun fisik.Nah sebagai seorang pemula, saya akanmemaparkan apa-apa saja yang diperlukan dalam rangka persiapan mendaki gunung,terutama bagi pemula.

1.Persiapan informasi.
Informasi penting diperlukan. Seluk beluk seperti lokasi, transportasi, basecamp, jarak pendakian, medan pendakian, kemungkinan-kemungkinan yang tidak diharapkan seperti badai, jalur yang rusak dan sebagainya mutlak harus diketahui. Hal ini berguna agar memudahkan kita di dalam menyiapkan diri dan bekal.Lebih bagus lagi jika kita punya peta pendakian sehingga kita punya perkiraan sekilas tentang medan. Informasi bisa dicari lewat teman ataupun internet.

2.Persiapan Peralatan dan bekal.
Usahakan membawa barang-barang dan peralatan yang memang diperlukan. Diantara beberapa barang yang sering diperlukan antara lain :
a. Lampu Senter, tongkat
b. Peralatan Pribadi (semisal pakaian ganti)
c. Obat-obatan (terutama jika punya penyakit yang sering kambuh). Khusus tentang obat saya menyarankan untuk membawa obat pusing dan diare.Untuk mengantisipasi morning sickness alias kebelet di pagi hari.
d. Peralatan makan [dan atau masak] semisal kompor parafin, panci kecil, korek api, piring aluminium dan sendok.
e. Bekal logistik : roti, makanan ringan, mie instant, nasi bungkus (bagi yang terbiasa makan harus dengan nasi), air minum minimal 3 liter plus perasa minuman agar tidak terasa tawar (bagi yang mau).
f. Suplemen energi : seperti madu, gula merah / gula jawa,dan minuman suplemen.

3.Persiapan fisik.
Kekuatan fisik mutlak diperlukan dalam suatu pendakian gunung. Jika fisik tidak menunjang maka pendakian akan gagal, minimal mengalami kesulitan. Sementara jika dipaksakan langsung praktek di medan maka dijamin badan akan terasa pegal-pegal.Kalau pegal-pegal setelah sampai dibasecamp kembali tidak begitu masalah.Tetapi jika badan sudah tidak kuat sementara perjalanan masih panjang, akan sangat ironis.hehe. Untuk itu seminggu atau dua minggu sebelumnya sebaiknya melakukan olahraga rutin. Bisa berupa lari, bersepeda, berenang, jalan cepat, fitness dan lain sebagainya. Tujuannya agar otot terbiasa dengan aktifitas yang berat.Kram terjadi karena otot bekerja di luar aktifitas biasa.

4. Mendaki dengan rombongan akan lebih menyenangkan (dan juga aman) Sedapat mungkin tidak mendaki sendirian. Meskipun di jalur pendakian juga banyak orang, namun ada baiknya mengajak teman. Selain sebagai teman ngobrol, jika terjadi sesuatu akan ada yang cepat menolong kita.

5. Jika memungkinkan tidak mendaki secara maraton artinya dari basecamp-puncak-basecamp tanpa ada istirahat yang cukup. Selain melelahkan juga kurang berkesan. Ada baiknya kita istirahat di pos-pos yang ada di tengah perjalanan. Sekedar istirahat untuk melepas penat akan lebih baik. Energi tidak terkuras dan kita masih bisa menikmati perjalanan.

6. Patuhi peraturan pendakian. Yang paling saya ingat adalah aturan ” pendaki tidak meninggalkan kecuali jejak,
dan tidak mengambil kecuali gambar/foto “. Artinya jangan bikin kotor area gunung dengan sampah, dan jangan
mengambil apa-apa yang bisa merusak keindahan alam gunung.

Itulah sekilas tentang persiapan yang harus dilakukan. Tentu saja bukan suatu hal yang mutlak tetapi dianjurkan. Jika ada tambahan dari teman-teman maka dipersilakan. Bukankah dengan berbagi kita akan menjadi lebih tahu. Dengan tahu maka kita akan menyelamatkan diri dan orang lain.

-Salam Petualang-

  1. 17 Juli 2013 pukul 8:57 am

    It’s genuinely very difficult in this full of activity life to listen news on TV, so I just use web for that purpose, and obtain the most up-to-date information.

  2. rubini angga
    2 Juli 2015 pukul 4:06 pm

    mas ijin copas gambar ilustrasi yah.,

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: